Tampilkan postingan dengan label Konsorsium. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konsorsium. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Mei 2023

Pada tanggal 31 Oktober s.d. 2 November Tahun 2022, di  Denpasar, Bali Konsorsium Pusat Bahasa (KPB) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam se-Indonesia yang dipimpin oleh Ibu Siti Nurul Azkiyah, Ph.D, kembali mengadakan pertemuan dengan agenda utama yaitu, membahas hal-hal berikut ini. 1. Penyusunan Standarisasi dan Pengukuran Kompetensi Bahasa Asing di lingkungan Kementerian Agama RI. 2. Sinergi dan Koordinasi terkait Program Studi Lanjut (PPSL) S2 / S3 Kementerian Agama 3. Penyusunan Modul PPSL.
Sebelum acara dibuka secara resmi, Plt. Direktur Diktis Kementerian Agama, Dr. H. Syafi’i, M.Ag, memberikan sejumlah pertanyaan-pertanyaan bersifat reflektif, ditujukan kepada peserta yang hadir, antara lain: (1). Apakah keberadaan pusat bahasa memiliki tugas pokok dan fungsi sangat jelas? Strukturnya seperti apa? (2). Apakah keberadaan pusat bahasa memiliki tugas pokok dan fungsi yang sama di masing-masing tingkatan seperti STAIN, IAIN dan UIN? (3) Apakah pusat bahasa memiliki tugas pokok dan fungsinya sama dengan tugas pokok dan fungsi yang dimiliki oleh program studi? (4). Apakah pusat bahasa memiliki tugas pokok dan fungsi yang bertumpang tindih dengan dengan tugas pokok dan fungsi program studi? (5). Apakah pusat bahasa membuat standar pengujian bahasa? (6), Apakah pusat bahasa mampu menyediakan berbagai fasilitas sarana prasarana, SDM dan sebagainya? (7). Apakah pusat bahasa tempat pengujian kompetensi bahasa? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, maka perlu bagi anggota Konsorsium Pusat Bahasa PTKI Se-Indonesia merumuskan dan menjawabnya sehingga dengan jawaban-jawaban tersebut dapat menjadi bahan perenungan agar dapat menempatkan fungsi dan peran Konsorsium Pusat Bahasa PTKI Se-Indonesia pada jalurnya dan memberikan manfaat yang besar bagi PTKI. Setelah mengajukan sejumlah pertanyaan dan memberikan pengarahan, Plt. Direktur Diktis Kementerian Agama, Dr. H. Syafi’i, M.Ag membuka acara pertemuan secara resmi.
 

Turut pula hadir dalam pertemuan, Dr. Aminuddin Kuba, MA, (Kepala Seksi Kemahasiswaan Kementerian Agama Republik Indonesia), yang menyampaikan materi berkaitan dengan beasiswa di lingkungan kementerian agama. Menurutnya, beasiswa itu perlu dimaksimalkan secara efektif agar terserap dengan baik oleh pihak-pihak yang berkepentingan.
 
Sebagai tuan rumah pertemuan,  Ketua STAI Denpasar, Jumari S.P, M.Pd merasa gembira karena mendapatkan kepercayaan  menjadi tempat pertemuan seluruh kepala pusat bahasa se-Indonesia. Dia merasa bahwa pertemuan kali ini merupakan momentum berharga untuk  mempromosikan lembaganya kepada pihak luar sehingga banyak dari pihak luar lebih mengenal dan melihat eksistensinya sebagai sebuah lembaga yang berperan dalam memajukan pendidikan Islam khususnya di Bali, dan sekaligus juga kegiatan tersebut merupakan kesempatan untuk memperluas jaringan (network) kerjasama dengan berbagai pihak.
Kepala UPT Pengembangan Bahasa IAIN Palangka Raya, Dr. Rahmadi Nirwanto, M.Pd, yang  turut  hadir dalam kegiatan ini, mengatakan bahwa kegiatan-kegitan rakor penting untuk diikuti terus sehingga tidak ketinggalan terhadap isu-isu terbaru yang menjadi perhatian utama KPB PTKI.

 



Posted by UPA PENGEMBANGAN BAHASA On 04.08.00 No comments READ FULL POST

Kamis, 11 Mei 2023


Kepala Pusat Pengembangan Bahasa PTKIN yang tergabung dalam Konsorsium Pusat Bahasa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (KPB PTKIN) se-Ind0nesia pada hari Jum’at, 12 Agustus 2022 di Kota Bandung Provinsi Jawa Barat merekomendasikan kepada  Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik untuk :

  1. Peningkatan status Pusat Pengembangan Bahasa Menjadi Lembaga Pusat Pengembangan Bahasa agar dapat memberikan pelayanan yang lebih luas kepada civitas akademika maupun kepada masyarakat luas.
  2. Memberikan intruksi kepada para Rektor / Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) agar memaksimalkan peran dan fungsi yang Pusat Pengembangan Bahasa dalam meningkatkan kemampuan berbahasa baik Bahasa Indonesia maupun Bahasa Asing  kepada dosen, mahasiswa dan tendik
  3. Memperluas  peran dan fungsi Konsorsium Pusat Bahasa (KPB) PTKI  dalam pengembangan Bahasa di lingkungan Kementerian Agama,  misalnya melibatkan Konsorsium Pusat Bahasa dalam seleksi calon penerima beasiswa 5000 doktor, seleksi calon petugas  haji, dan kegiatan lain yang memerlukan rujukan standar kemampuan berbahasa.
  4. Memberikan kesempatan kepada Kepala Pusat Pengembangan Bahasa di lingkungan PTKI untuk meningkatkan pengalaman bahasa melalui short course yang difasilitasi oleh Kementerian Agama.
  5. Memposisikan Konsorsium Pusat Bahasa PTKI sebagai partner utama dalam proses seleksi calon mahasiswa S1 ke negara-negara Timur Tengah maupun negara-negara lainnya  baik yang dibiayai oleh pemerintah maupun biaya mandiri.
  6. Memberikan rekomendasi kepada para Rektor / Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam agar memasukkan biaya pengembangan kemampuan berbahasa asing ke dalam Uang Kuliah Tunggal (UKT) sehingga peran Pusat Pengembangan Bahasa dalam meningkatkan kemampuan berbahasa seluruh sivitas akademika terutama untuk mahasiswa bisa dimaksimalkan.
  7. Mendorong Konsorsium Pusat Bahasa  sebagai salah satu lembaga yang bekerjasama  dengan Markaz Syeikh Zaid dalam meningkatkan kompetensi berbahasa Arab bagi calon mahasiswa Al Azhar.

Posted by UPT PENGEMBANGAN BAHASA On 15.22.00 No comments READ FULL POST

Kamis, 27 April 2023

Kepala UPT Pusat Pengembangan Bahasa IAIN Palangka Raya, Dr. Rahmadi Nirwanto, MPd, menghadiri Pertemuan Konsorsium Pusat Bahasa yang dilaksanakan di Hotel Ibis, Trans  Studio, Bandung, pada hari Kamis s.d. Sabtu (tanggal 11.sd. 13 Agustus 2022). Kegiatan ini bernama “Rapat Evaluasi Program Timur Tengah,” yang diselenggarakan oleh  Direktorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (DIKTIS) Ditjen Pendidikan Islam. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, 28 (dua puluh delapan) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) yaitu UIN & IAIN. Dalam acara tersebut, Dirjen Pendidikan Islam, Prof. Dr. M. Ali Ramadhani menekankan bahwa mahasiswa yang dikirim ke Timur adalah mereka yang memiliki bekal bahasa yang memadai. Sebaliknya apabila mereka memiliki kelemahan tentu akan menjadi boomerang bagi mereka yang belajar di sana. Selanjutnya, ditegaskan juga bahwa mahasiswa yang diberangkatkan adalah membawa kehormatan negara dan bangsa. Oleh karena itu, mereka harus memiiki wawasan kebangsaan, cinta tanah air dan berpikiran moderat karena mereka juga dianggap sebagai duta bangsa.

Sementara itu, Ketua Konsorsium Pusat Bahasa (KPB), Siti Nurul Azkiya, Ph.D yang juga Selaku Kepala Pusat Pengembangan Bahasa UIN Syarif Hidayatutlah Jakarta menekankan bahwa besar dan kecilnya kita, tergantung bagaimana kita memaknai peran kita. Kalau kita memaknai peran kita besar, tentu banyak hal yang bisa diberdayakan. Oleh karena itu, tidak boleh pasrah pada situasi serba kekurangan. Kita harus memiliki kemampuan berkreasi atau berkreatifitas.

Posted by UPT PENGEMBANGAN BAHASA On 09.13.00 No comments READ FULL POST
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Postingan Populer

Archive

Contact us